Tulungagung, Pilarbangsa.co.id – Capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pemerintah Desa Pelem (Pemdes), Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, sampai dengan bulan Maret Tahun 2025 baru 60 persen.
Kepala Desa Pelem, Muji Alam mengatakan, pemdes bersama tim mengoreksi PBB masyarakat yang masih tumpang tindih khususnya nama dan keberadaan status kepemilikan tanah dan oleh karena itu dalam melakukan penertiban administrasi agar sesuai dengan nama dan pemilik tanah. Mengingat PBB ini sebagai persyaratan kelancaran pencairan Anggaran Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD), Bantuan Gubernur dan lainnya.
“Kami selalu sosialisasi mengajak warga taat pajak, kita prioritaskan pelunasan PBB untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan pembangunan desa agar sesuai harapan juga manfaatnya dirasakan oleh warganya,” kata Kades dikantornya, Selasa (11/3/25).
Namun, pihaknya juga meminta kepada dinas terkait supaya ada program pemutihan, agar data sesuai dengan kepemilikan tanah yang sudah bersertifikat dan akta jual beli.
Pasalnya di masyarakat masih banyak tumpang tindih nama dan kepemilikan tanah dalam satu nama di PBB.
Lebih lanjut Muji Alam menjelaskan, demi pembangunan dan kemajuan desa, sebagai bukti tertib administratif yang implementatif di lapangan harus bisa dibuktikan secara akuntabilitas setiap tahunnya agar bantuan dari DD, ADD, dan lainnya lancar sesuai harapan kita semua.
”Saya berharap pencapaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari pihak Pemkab lebih mensupport lagi untuk maret agar pemdes semakin semangat saat menagih PBB di masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, terkait dengan capaian PBB yang baru mencapai 60 persen, sehingga dirinya bersama Pemdes dan perangkat desa, akan targetkan pada akhir bulan November selesai 100 persen.
”Saya akan support para petugas lebih maximal lagi, agar bisa tercapai tergetnya minimal 100 persen dari keseluruhan pajak di Desa Pelem,” katanya.
Dirinya selalu mengimbau dan mengajak kepada warganya untuk membayar kewajibannya yakni membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Jadi, pemdes selalu memberikan dorongan semangat kepada petugas pemungut PBB tahun 2025 demi progres pemungutan PBB sesuai harapan dan target pembangunan desa yang maju dan sejahtera,” ujarnya mengakhiri. (Selo)













