Jeneponto, Pilarbangsa.co.id. Sebanyak 14 orang penerima hadiah laptop Apreasiasi pendidik dan tenaga kependidikan ( PTK ) guru yang berprestasi hingga saat ini belum menerima Laptop
Menurut sumber salah seorang kepala sekolah Taman Kanak Kanak ( TK ) Pokobulo,Desa Bangkalaloe, kecamatan Bontoramba, kabupaten Jeneponto Ir.ST. Wahidah,S.Pd ketika ditemui diruang kerjanya, Rabu (02 /10/2025) kepada beberapa awak media mengatakan, sebanyak 30 orang keseluruhan yang pernah ikut pelatihan apresiasi pendidik dan tenaga kependidikan ( PTK) guru yang berprestasi hingga saat ini belum menerima Laptop
Kegiatan pelatihan Apreasiasi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) guru pembukaannya di kantor dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Jeneponto pada tanggal 5 Agustus 2024 dan selanjutnya pelatihan nya di laksanakan di hotel Cendana binamu selama satu hari dan pengujinya dari kepala balai besar guru dan tenaga kependidikan ( BBGTK ) Sulawesi Selatan bernama Arman
Lanjut Ir.ST.Wahidah,S.Pd adapun nama nama yang ikut kegiatan pelatihan Apreasiasi pendidik dan tenaga kependidikan ( PTK) guru yang sebanyak 14 orang yang hingga saat ini belum menerima hadiah laptop yakni, kepala TK negeri Panaikang,desa balumbungan , kecamatan Bontoramba, kabupaten Jeneponto Juliati, guru TK negeri Panaikang, desa balumbungan, kecamatan Bontoramba, kabupaten Jeneponto Sunarti, guru UPT SDN 21 Bangkala jusmaeni,S.pd, guru Paud TK Negeri Tino Sitti Kurnia,S.Pd dan guru UPT SMPN 1 Binamu Nurlaela,S.Pd
Kabid ketenagakerjaan Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Jeneponto Arhdy Lili ketika dikonfirmasi diruangan kantor dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Jeneponto,Rabu (02/10/2025) kepada wartawan membenarkan, dari 30 orang yang pernah ikut pelatihan apreasiasi pendidik dan tenaga kependidikan ( PTK) guru masih ada 14 orang yang hingga saat ini belum menerima Laptop
14 orang apreasiasi pendidik dan tenaga kependidikan ( PTK) guru yang belum menerima Laptop dan barang Laptop nya sudah ada disimpan diruangan kantor dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Jeneponto dan insaallah kalau ada Rekomendasi dari Badan pemeriksa keuangan ( BPK) baru kita bagikan kepada yang 14 orang apreasiasi pendidik dan tenaga kependidikan ( PTK) guru yang belum menerima Laptop dan anggaran yang dipakai membeli laptop yang 14 unik bersumber dari anggaran Ermart tahun anggaran 2025
Lanjut Arhdy Lili menjelaskan, pengadaan laptop ini sudah dimasuki oleh Tipikor Polres Jeneponto dan saya, kepala sekolah dan guru yang sudah menerima laptop dan termasuk yang belum menerima laptop sudah diambil keterangannya dan dugaan kerugian keuangan negaranya sebesar Rp 20O juta lebih saya sudah kembalikan ke KAS negara ,” Ujar Arhdy Lili.













