Ngawi, Pilarbangsa.co.id. Dalam rangka memastikan pelaksanaan Pengesahan Warga Baru Tingkat I Perguruan Silat PSHT Cabang Ngawi Pusat Madiun berjalan aman, tertib, dan kondusif, Polres Ngawi Polda Jatim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pengamanan di Aula Bernadip Polres Ngawi.
Rakor dipimpin oleh Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., didampingi Kabag Ops Kompol Danang Prasmoko, S.H. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi seluruh pihak menjelang pelaksanaan Pengesahan Warga Baru PSHT yang dijadwalkan akan berlangsung pada Kamis (18/6/2026) di wilayah Kabupaten Ngawi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pejabat utama Polres Ngawi, Sekretaris IPSI Kabupaten Ngawi, perwakilan Kodim 0805 Ngawi, Ketua PSHT Pusat Madiun Cabang Ngawi, Ketua PAMTER, Ketua Satgas Kertonegoro, serta instansi terkait lainnya yang terlibat dalam pengamanan dan kelancaran kegiatan.
Dalam rapat koordinasi tersebut dibahas berbagai aspek kesiapan, mulai dari pola pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, pengawalan peserta, antisipasi potensi gangguan kamtibmas, hingga penguatan peran internal organisasi dalam menjaga ketertiban dan disiplin warga PSHT selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M Si., melalui Wakapolres Ngawi, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan pengesahan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan dukungan dan komitmen seluruh elemen yang terlibat, khususnya pengurus dan warga PSHT, agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Melalui rakor ini, diharapkan terbangun koordinasi yang solid antara Polri, TNI, pemerintah daerah, perguruan silat, dan seluruh stakeholder terkait sehingga pelaksanaan Pengesahan Warga Baru Tingkat I PSHT Cabang Ngawi Pusat Madiun dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan tetap menjaga situasi Kabupaten Ngawi yang kondusif.
Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., saat dikonfirmasi media pada Selasa (16/6/2026) mengatakan bahwa, “Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pengesahan Warga Baru PSHT. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, pengurus perguruan, serta seluruh warga PSHT sangat penting agar kegiatan dapat berjalan aman, lancar, dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas. Mari kita tunjukkan bahwa Kabupaten Ngawi mampu menjadi contoh pelaksanaan kegiatan perguruan silat yang tertib, damai, dan penuh persaudaraan.”












