TULUNGAGUNG PB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melaksanakan kegiatan pencanangan gerakan pembagian dan pemasangan secara simbolis 10.000 bendera merah putih tahun 2023 di Pendapa Kongasarum Kusumaning Bangsa. Selasa (1/8/2023).
Kegiatan yang dilakukan oleh Bakesbangpol Tulungagung itu dalam rangka menyambut peringatan HUT RI ke- 78 serta untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur berjuang dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, kegiatan pencanangan gerakan pembagian dan pemasangan secara simbolis 10.000 bendera merah putih tahun 2023 di seluruh Kabupaten/Kota merupakan instruksi Gubernur Jawa Timur.
Dalam instruksi Gubernur itu, Pemkab Tulungagung diharuskan membagikan 10.000 bendera merah putih kepada seluruh institusi baik negeri maupun swasta serta masyarakat secara umum.
“Pembagian bendera merah putih, secara simbolis diserahkan kepada seluruh Camat di Tulungagung,” kata Bupati Maryoto.
Dengan kegiatan pembagian bendera merah putih, diharapkan agar masyarakat tahu bahwa berapa besar atensi pemerintah untuk memperingati hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78.
Dalam kata lain, kemerdekaan dan negara yang berdaulat itu diperoleh dari perjuangan pejuang-pejuang terdahulu.
“Kita menanamkan cinta tanah air dan rasa nasionalisme dengan mengibarkan bendera merah putih,” ucapnya.
Menurut Maryoto, pengibaran bendera merah putih dalam rangka menyambut peringatan HUT RI ke 78 dilakukan selama 1 bulan penuh mulai 1 hingga 31 Agustus 2023.
Untuk pembagian bendera merah putih, lanjutnya, setiap Kecamatan mendapatkan 420 buah dan akan dibagikan kepada institusi atau lembaga negeri dan swasta serta masyarakat umum.
Maryoto menegaskan, sebagai warga negara Indonesia mempunyai kewajiban untuk terus menguatkan rasa cinta tanah air dan rasa nasionalisme.
Kewajiban tersebut, salah satunya adalah memperingati hari kemerdekaan memasang bendera merah putih.
“Jadi sudah kewajiban kita sebagai warga negara harus sadar akan cinta tanah air dan rasa nasionalisme, dengan memperingati hari kemerdekaan adalah satunya dengan memasang bendera merah putih,” tegasnya
Sementara itu Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Bambang Triono mengatakan, pengibaran bendera merah putih yang dilaksanakan mulai 1 hingga 31 Agustus 2023 merupakan kebanggaan.
Selain itu, pemasangan bendera putih bertujuan untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur berjuang dalam merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah.
Pada momen peringatan HUT RI tahun ini, pihaknya menargetkan ada 200 ribu bendera yang terpasang dan berkibar di seluruh penjuru wilayah Kabupaten Tulungagung.
“Kami menargetkan di seluruh penjuru wilayah Kabupaten Tulungagung, terpasang 200 ribu bendera berkibar mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus,” kata Bambang.
Untuk menyukseskan target tersebut, pihaknya akan memberikan bendera merah putih bagi masyarakat Tulungagung yang belum punya. Sebab, secara umum masyarakat bisa dipastikan sudah mempunyai bendera merah putih.
Menurut Bambang, pendistribusian bendera merah putih dilakukan melalui Pemerintah Kecamatan untuk diteruskan ke Pemerintah Desa dan terakhir dibagikan kepada warga khususnya yang bim mempunyai bendera.
Bendera merah putih yang dibagikan, lanjutnya, merupakan partisipasi dari OPD dan BUMD yang ada di Kabupaten Tulungagung serta dari pihak swasta sesuai himbauan dari Kemendagri.
“Dalam 1 Kecamatan nantinya akan mendapatkan 420 bendera, disebar ke Desa sesuai dengan kebutuhan dan permintaan,” tutupnya. ( Sus.RED )













