JENEPONTO -Pusdalops-pb BPBD kabupaten Jeneponto, melaporkan kejadian yang terjadi dalam wilayah kabupaten Jeneponto, provinsi Sulawesi Selatan
PUSDALOPS-PB BPBD kabupaten Jeneponto Siska Dewi Kartika kepada awak media mengatakan, Adapun laporan kejadian Ditujukan:
Kepada Yth.
Kepala BNPB RI PUSAT di Jakarta
Bapak Gubernur Sulawesi Selatan
Kepala BPBD Prov.Sul-Sel di Makassar
Bapak Bupati Jeneponto di Jeneponto
Kepala Pelaksana BPBD Kab. Jeneponto
Izin melaporkan bahwa telah terjadi :
1. Jenis kejadian non bencana:
Penemuan Mayat
2. Hari/Tgl : Rabu, 28 Mei 2025
3. Waktu Kejadian : 17:00 WITA
4. Lokasi Kejadian: Perairan Flores – Punagaya, Desa Arungkeke, Kec. Arungkeke
5. Penyebab: Terseret Arus
6. Kronologis:
Pada Pukul 17:00 WITA, warga menelfon Ke BPBD Kab. Jeneponto bahwa Nelayan yang sedang mencari ikan di Perairan Flores- Punagaya, Desa Arungkeke, Kec. Arungkeke telah melihat mayat yang mengapung di laut.
Setelah menerima laporan warga tersebut, BPBD Kab. Jeneponto menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi mayat tersebut sekitar 1,5 Mil dari bibir pantai Punagaya Desa Arungkeke, Kec. Arungkeke.
Selanjutnya BPBD Kab. Jeneponto berkoordinasi dengan Basarnas Bantaeng terkait penemuan mayat tersebut, karena di Kab. Bantaeng sedang melakukan pencarian korban tenggelam terseret arus selama 4 hari sejak Minggu, 25 Mei 2025.
TIM SAR gabungan bersama keluarga korban dari Kab. Bantaeng menuju lokasi penemuan mayat, setelah berkoordinasi dan keluarga korban melihat mayat tersebut dipastikan bahwa mayat tersebut benar adalah keluarganya yang telah tenggelam dan hilang.

7. Status Korban :
Meninggal Dunia 1 Orang
8. Data Korban:
Alfar Bin Masri,
Umur 3 Tahun
Jenis Kelamin Laki-laki
9. Upaya yang dilakukan :
1). Assessment dan Pelaporan
2). Menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi mayat
3). Berkoordinasi dengan BASARNAS Bantaeng
4). Berkoordinasi dengan pemerintah setempat
10. Kondisi terkini:
Mayat yang telah ditemukan diserahkan kepada Keluarga Korban dan dibawa ke Kabupaten Bantaeng.













