Tulungagung PB- Kegiatan dihadiri oleh Bapak Bupati Maryoto Birowo MM kepala Bakorwil I Madiun Heru Wahono, Forkopimda Tulungagung, dan Sekdakab Tulungagung Sukaji.
Tgl 13-03-2023.
Di hadapan tamu undangan, Plt Kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung, Erwin Novianto mengatakan, ada 250 orang tamu undangan turut hadir dalam kegiatan ini.
Yaitu terdiri dari unsur pimpinan daerah, perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, DPRD Kabupaten Tulungagung, sekretaris daerah, asisten sekda dan staf ahli bupati. Kemudian para kepala dinas, badan, bagian, instansi, dan camat se- Tulungagung. Selain itu juga hadir perwakilan tokoh agam, tokoh masyarakat, akademisi, LSM, dan lain sebagainya.
“Lebih kurang 250 tamu undangan, serta sebelumnya juga sudah dilakukan berbagai diskusi yang melibatkan banyak pihak, sebelum pelaksanaan musrenbang ini,” jelasnya.
Erwin menambahkan, tujuan dilaksanakannya musrenbang ini ada beberapa hal. Di antaranya adalah menyepakati permasalahan pembangunan daerah, kemudian menyepakati prioritas pembangunan daerah, menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi
“Kami juga mendorong dan menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi. Yaitu berupa program dan kegiatan kabupaten yang diselaraskan dengan program provinsi melalui APBD provinsi untuk dibahas dan disepakati dalam Musrenbang RKPD Provinsi, dan mengklarifikasi program dan kegiatan yang merupakan
kewenangan daerah kabupaten/kota dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil
musrenbang kecamatan,” paparnya.
Pihaknya menyebut, sampai saat ini sudah ada 790 usulan dari musrenbang desa yang disampaikan. Kemudian setelah dilakukan verifikasi, terdapat sebanyak 577 usulan yang memenuhi syarat dan dilanjutkan.
Sementara Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, pemerintah telah menetapkan lima prioritas menuju
Indonesia maju. Yakni peningkatan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, investasi, penyederhanaan
birokrasi, dan transformasi ekonomi.
“Bapak presiden juga
telah memberikan arahan kepada pemerintah daerah agar
berupaya untuk melakukan pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan ektrem sampai target 0 persen pada 2024, penurunan stunting, membuka peluang investasi, memastikan APBD dibelanjakan untuk produk-produk
dalam negeri, mendesain kabupaten dengan baik,” terangnya.
Bupati Maryoto berharap, usulan yang dibahas bisa sesuai dengan keinginan masyarakat, dan bisa dieksekusi oleh pemkab serta pihak legislatif, sehingga imbasnya bisa langsung dirasakan masyarakat.
Di tempat sama, Kepala Bakorwil I Madiun, Heru Wahono menyampaikan, dukungan dari Pemkab Tulungagung berperan dalam kesuksesan sejumlah proyek prioritas nasional di Provinsi Jawa Timur dan yang ada di Tulungagung.
“Dukungan dari pak bupati sangat diperlukan. Apalagi selama ini terlihat dukungan yang cukup besar, sehingga tercipta pembangunan yang berkelanjutan,” ucapnya.
Sebab itu pihaknya berharap, musrenbang ini bisa menghasilkan usulan-usulan yang merangkum keinginan masyarakat di Tulungagung, dan sejalan dengan pembangunan pemerintah.
( Suselo)












