Banyuwangi, Pilarbangsa.co.id — Dalam upaya memperkuat karakter kebangsaan dan menyiapkan generasi muda menyongsong Indonesia Emas 2045, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PEPABRI Jawa Timur menggelar Sarasehan Kebangsaan bertema “PEPABRI Jawa Timur Bertekad Untuk Membantu Menyiapkan Generasi Milenial Bangsa yang Handal Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”, Rabu (8/10/2025), bertempat di Hotel Kokoon, Banyuwangi.
Acara sarasehan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Banyuwangi, Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Dandim 0825/Banyuwangi, Kapolres Banyuwangi, Komandan Lanal Banyuwangi, Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, serta berbagai jajaran pimpinan organisasi TNI-POLRI purnawirawan seperti LVRI, PPAD, PPAL, PPAU, dan FKPPI. Turut hadir pula perwakilan pelajar dan mahasiswa dari OSIS, Pramuka, serta BEM se-Kabupaten Banyuwangi.
Ketua DPD PEPABRI Jawa Timur, Mayjen TNI (Purn) Dr. Istu Hari Subagio, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan harapan besar kepada generasi muda yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Kalian adalah harapan kami semua, generasi emas yang akan memimpin bangsa ini ke depan. Gunakan kesempatan ini untuk menambah wawasan kebangsaan, sebagai motivasi untuk menjadi pemimpin masa depan yang adil, bijak, dan cinta tanah air,” ujar beliau.
Organisasi PEPABRI, yang telah berdiri sejak 12 September 1959 di Kaliurang, Yogyakarta, merupakan wadah bagi Purnawirawan dan Warakawuri TNI-POLRI. Dengan usia 66 tahun, organisasi ini terus aktif dalam kegiatan kebangsaan dan sosial kemasyarakatan. PEPABRI memegang teguh motto: Sekali Pejuang Tetap Pejuang, Sekali Prajurit Tetap Prajurit, Sekali Bhayangkara Tetap Bhayangkara. Meskipun telah purna tugas, semangat pengabdian kepada bangsa tidak pernah padam.
Sarasehan ini menjadi bagian dari program kerja DPD PEPABRI Jawa Timur dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, wawasan kebangsaan, serta semangat bela negara kepada generasi muda, sebagai pondasi penting menuju terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaulat di tahun 2045.
Acara berlangsung hangat dan penuh semangat, dengan berbagai sesi diskusi yang melibatkan peserta muda, tokoh masyarakat, dan para purnawirawan yang berbagi pengalaman serta pesan-pesan kebangsaan. (wachid)













