MAKASSAR SULSEL Pilarbangsa.co.id
Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mencetak profesor baru di awal tahun 2024. Pengukuhan profesor ini menandai awal mula UMI melangkah lebih jauh lagi di tahun 2024.
Pengukuhan ini menetapkan tiga profesor baru dari dua fakultas lingkup UMI yakni Prof. Dr. Ramlawati, SE., MM, dan Prof. Dr. Aryati, SE., M.Si dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Prof. Dr. Ir. Lamatinulu, ST., MT., IPM ASEAN Eng, Fakultas Tekologi Industri (FTI).
Pengukuhan yang disaksikan langsung oleh keluarga besar ketiga profesor itu berlangsung di auditorium Al Jibra UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Kamis (12/1/2024).
Ketiga profesor baru tersebut silih berganti menyampaikan pidato ilmiah yang dimulai dari Prof Aryati dengan pidato berjudul ‘Memaknai Ekonomi Perubahan dan Lingkungan Teknologi Dalam Era Ketidakpastian’.
Lalu Prof Ramlawati ‘Total Quality Management Sebagai Konsep dan Solusi Pelaksanaan Organisasi di Era Perubahan’. Kemudian diakhiri oleh Prof Lamatinulu dengan tajuk Strategi Perbaikan Kinerja Perspektif Pelanggan Industri Pengolahan Kakao Skala UMKM dengan Pendekatan Interpretive Structural Modeling’.
Rektor UMI Prof Sufirman Rahman mengatakan, saat ini UMI telah memiliki 66 orang profesor, dari 879 dosen tetap di UMI. “Saat ini jumlah Profesor UMI mencapai 7,41 persen dari 879 dosen tetap. Ke depan kita targetkan dosen kita minimal 10 persen dari totalnya adalah profesor. Ini berarti bahwa ke depan, atau di tahun 2024 ini, jumlah profesor UMI mencapai 88 orang,” tegasnya.
Sementara Ketua Pembina Yawasan Wakaf UMI Prof Mansyur Ramly berpesan kepada profesor yang dikukuhkan agar memiliki sikap Intellectual humility.
Ini kata Alumni FEB UMI itu, semakin tinggi seseorang meraih jenjang predikat akademik, maka akan semakin banyak bersujud kepada Allah.
“Guru besar atau profesor UMI juga sebaiknya secara mandiri bisa mengembangkan kajian-kajian ilmu, sehingga ilmu pengetahuannya terus berkembang,” tutur Prof Mansyur.
Kepala Lebaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) IX yang diwakili Analis Kepegawaian Ahli Madya LLDikti Wil. IX, Dr. Ihsan Kasnul Farabi SE, M.Si, UMI menjelaskan UMI merupakan perguruan tinggi yang paling produktif lingkup LLDikti IX dalam menghasilkan profesor dalam setiap tahun.
“Inilah proses akademik yang paling tinggi dimana membutuhkan pengorbanan banyak hal. Ini juga menunjukkan keberhasilan pimpinan perguruan tinggi yang memberikan dukungan dan kesempatan kepada semua yang layak untuk menjadi profesor,” imbuhnya
(Redaksi./Humas)













