Tulungagung, Pilarbangsa.co.id – Pencairan Bantuan Langsung Tunai di Desa Kalidawir Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung tahap 1 sudah terealisasi.
Bertempat di Balai Desa,Kamis (23-01-2025) Pemerintah Desa (Pemdes) Kalidawir menyalurkan dana BLT-Desa, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Desa Kalidawir dan disaksikan oleh, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta perangkat desa yang kompeten dan tokoh masyarakat.
Kepala Desa Kalidawir Sujarwo mengatakan, BLT-Desa tahap 1 ,yang dicairkan adalah untuk bulan, Januari, Februari, Maret Tahun 2025 artinya setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima uang sebesar 900 ribu.
“Seperti tahap sebelumnya, per- KPM 300 ribu, karena dirapel 3 bulan sekaligus, jadi yang diterima mereka menjadi 900 ribu,” kata Kades di Kantornya
Sebagai Kepala Desa, Sujarwo menjelaskan, untuk kriteria KPM pada BLT-Desaini adalah warga lanjut usia, warga yang disabilitas, warga yang memiliki penyakit kronis dan warga yang termasuk dalam kategori miskin exstrem dengan jumlah sebanyak 25 KPM.
Diketahui, untuk penetapan jumlah KPM BLT-Desa 2025 juga dilakukan melalui Musyawarah Desa (Musdes), dan Musdes tersebut merupakan tindak lanjut validasi data warga yang dinyatakan layak menerima BLT-Desa yang sebelumnya diajukan oleh Ketua RT atau tokoh masyarakat.
“Insyaallah yang kita Musdeskan sudah tepat sasaran dan penerima adalah KPM yang layak untuk mendapatkan bantuan,”jelasnya.
Lanjut Sujarwo .mengatakan BLT-Desa merupakan kebijakan untuk meng-cover masyarakat miskin ekstrem yang belum menerima manfaat melalui program bantuan sosial BPNT, BST, maupun program keluarga harapan (PKH) atau lainnya.
“Kepada warga yang namanya belum masuk KPM BLT-Desa jangan berkecil hati, insyaallah masih ada bantuan pemerintah lainnya yang dapat kita usulkan nanti,” ungkapnya.
Selain itu, BLT-Desa juga bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat khususnya di Desa Kalidawir yang sebagian besar terhimpit oleh kondisi kesulitan ekonomi untuk mencari nafkah, sehingga membutuhkan perhatian pemerintah.
“Saya berharap BLT Desa ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dan jangan digunakan untuk yang tidak menjadi kebutuhan dasar sehari-hari,” tutupnya. (Silo)













