Tulungagung, Pilarbangsa.co.id. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menggelar Perkim Expo 2024 dan HUT RI ke-79 yang di adakan di GOR LEMBU PETENG, Tulungagung dibuka langsung oleh sekda Tulungagung Drs. TRI HARIADI, M.Si dalam rangka memperingati Hari Perumahan Nasional 2024 dan HUT RI ke- 79 dalam acara ini turut hadir juga ketua DPRD Tulungagung, perwakilan dari polres Tulungagung, kepala balai pelestarian kebudayaan wilayah XI, kepala sekolah SMK Negeri 3 Boyolangu, SMK 1 Pagerwojo, serta Forkompim dan masih banyak tamu lainnya yang turut hadir. Dalam acara ini juga ada hiburan pentas seni mulai dari reog kendang yang merupakan tarian khas kota tulungagung, juga ada tarian tradisional lainnya selain itu juga ada bazar dari UMKM, pihak perbankan, dan properti perumahan.
Dalam acara ini kepala dinas PERKIM Anang Pratistianto ST. M.Si.menyampaikan laporan kinerja pembangunan rumah layak huni, serta berharap agar semua masyarakat bisa mendapatkan hunian yang layak. Dengan mengambil tema “ Kerja bersama Tuntaskan Backlog Rumah ”.
” HARPENAS ini di peringati sejak adanya program perumahan sehat yang di buka wapres RI pertama Drs. Mohammad Hatta, beliau juga menyampaikan bahwa cita – cita pemerintah adalah menyediakan kebutuhan rumah bagi rakyat karena ini merupakan kebutuhan yang mendasar bagi setiap mahkluk hidup. Oleh karena itu, agar dapat menuntaskan backlog rumah ini dinas PERKIM meminta keikutsertaan masyarakat dalam mengawal semua kegiatan dalam peningkatan hunian yang layak. ” ucap kepala Dinas PERKIM.
Perkim Expo ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan edukasi pada masyarakat umum maupun kaum muda – mudi tentang pentingnya hunian yang layak.
“Perkim Expo 2024 dengan tema ” KERJA BERSAMA TUNTASKAN BACKLOG RUMAH “, memang ada kendala dalam hal ini meliputi Harga tanah, legalitas tanah, juga akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah layak huni. Selain itu kesadaraan masyarakat sangat di perlukan serta kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengambang serta perbankan untuk mewujudkan hunian yang layak. ” ucap bapak Tri Hariadi selaku sekda Tulungagung.
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah XI Jawa Timur Endah Budi Heryani, S.S., M.M., juga memberikan berberapa saran tentang model desain perumahan yang alangkah lebih baiknya tidak meninggalkan corak motif kearifan lokal juga pentingnya sarana dan prasarana untuk pembangunan perumahan yang ada di Tulungagung.
” Di indonesia ini kita mempunyai banyak sekali warisan cagar budaya dari berberapa kerajaan masa silam, banyak pula model desain rumah yang hampir punah, oleh karena itu dengan adanya PERKIM EXPO di sini dengan di adakan lomba desain rumah alangkah baiknya jika kita tetap melestarikan cagar budaya, dengan membuat desain rumah yang modern tapi tidak meninggalkan corak motif kearifan lokal. ” ucapnya pada pembukaan perkim expo kamis malam ( 22/08/2024 ).
Karena menurutnya banyak wilayah di Tulungagung yang menjadi incaran para pemborong maupun investor dalam pembangunan perumahan yang dekat dengan cagar budaya seperti di sekitar kawasan kecamatan boyolangu lebih tepatnya sekitar candi gayatri.
Hal ini juga perlu di perhatikan tentang perizinannya agar untuk tahun kedepannya lebih bagus, dan tidak merusak cagar budaya.
” ya, ini juga pesan dan saran untuk semua pihak terkait agar tetap bisa menjaga serta melestarikan cagar budaya ya, karena kawasan tulungagung ini sudah banyak di lirik investor juga. ” tambahnya.
Jadi, agar semua bisa berjalan lancar dan sukses sangat diperlukan kerja sama dan sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengembang hunian, perbankan juga masyarakat dalam mengawal semua kegiatan ini.(
(sus)













