TULUNGAGUNG, Pilarbangsa.co.id. Pemerintah Desa (Pemdes) Winong, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung menghadirkan dokter dan ahli gizi pada Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) setiap 6 bulan sekali.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan tumbuh kembang anak, kesehatan anak, serta pencegahan stunting.
“Setiap 6 bulan sekali ada dokter atau ahli gizi yang hadir di Posyandu Desa Winong,” kata Kepala Desa Winong, Agus Satoto di Kantornya.
Dia menambahkan, Posyandu Desa Winong bertujuan untuk menyelaraskan program pemerintah pusat yakni deteksi dini dan penanganan stunting.
Serta memastikan tumbuh kembang anak berjalan normal dan sehat untuk menyongsong Indonesia Emas tahun 2045
“Posyandu ini dilaksanakan rutin pada Minggu pertama setiap bulan,” ucapnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu, ada 4 kader Posyandu yang hadir, ditambah 1 Bidan Desa dan 1 Mantri Desa. Sedangkan jumlah yang dilayani ada 70 anak.
Agus berharap, adanya posyandu rutin membuat masyarakat yang punya balita lebih giat mengikuti kegiatan.
Sehingga pencegahan stunting, kurang gizi, dan penyakit turunan maupun bukan turunan bisa segera terdeteksi dan diatasi.
“Pemdes akan mendampingi secara tuntas jika ada balita yang mempunyai masalah kesehatan maupun tumbuh kembang anak, mulai pembiayaan hingga pemeriksaan dan pengantaran ke rumah sakit,” terangnya.
Agus juga mengungkapkan, bahwa dalam pelaksanaan Posyandu rutin, Pemdes Winong selalu memberikan tambahan makanan bergizi secara variatif, mulai susu, roti, kacang hijau, pisang, dan telur.(sus)













