Takalar — Pilarbangsa.co.id. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar Posko 11 Kecamatan Galesong, Desa Kampung Beru, Kabupaten Takalar, melakukan audiensi bersama Bupati Takalar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa memaparkan sejumlah program kerja yang telah dilaksanakan selama berada di Desa KPosko 11 KKN UIN Alauddin Makassar Audiensi dengan Bupati Takalar, Paparkan Inovasi Aplikasi SIDATA BERU inovasi yang dikembangkan sebagai respons terhadap kebutuhan pemerintah desa dalam mengelola dan mengakses data keluarga masyarakat. Aplikasi SIDATA BERU dirancang untuk membantu petugas desa dalam memperoleh informasi data keluarga secara lebih praktis, efisien, dan terstruktur.
Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa SIDATA BERU merupakan sebuah sistem informasi yang memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah proses pendataan keluarga di Desa Kampung Beru. Salah satu fitur yang menjadi bagian dari inovasi tersebut adalah penggunaan barcode pada setiap rumah warga, sehingga petugas desa dapat melakukan pemindaian untuk mengakses data keluarga yang telah terintegrasi dalam sistem.
Program tersebut dikembangkan melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, Pemerintah Desa Kampung Beru, serta kader PKK Desa Kampung Beru. Kolaborasi tersebut dilakukan dalam proses pengumpulan dan penginputan data Kartu Keluarga masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun sistem pendataan yang lebih tertata.
Melalui audiensi bersama Bupati Takalar, mahasiswa juga menyampaikan perkembangan pelaksanaan SIDATA BERU yang telah memasuki tahap sosialisasi penggunaan kepada petugas desa serta penerapan barcode pada rumah-rumah warga. Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pemerintah desa dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan data keluarga secara lebih efektif.
Selain sebagai bentuk inovasi mahasiswa dalam pelaksanaan KKN, SIDATA BERU diharapkan dapat menjadi salah satu program yang dapat terus dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Kampung Beru setelah masa pelaksanaan KKN berakhir. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya berhenti pada masa pengabdian mahasiswa, tetapi dapat dilanjutkan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pemerintah dan masyarakat desa.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN Posko 11 juga menyampaikan bahwa aplikasi SIDATA BERU direncanakan akan diluncurkan secara resmi pada 20 September. Launching tersebut akan dilakukan secara langsung oleh Bupati Takalar, sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap inovasi digital yang dikembangkan mahasiswa KKN untuk membantu pelayanan dan administrasi pemerintahan desa.
Rencana launching tersebut menjadi salah satu momentum penting bagi Posko 11 KKN UIN Alauddin Makassar karena SIDATA BERU merupakan program kerja unggulan yang lahir dari pengamatan terhadap kebutuhan nyata di Desa Kampung Beru. Inovasi ini sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan KKN tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program jangka pendek, tetapi juga dapat menghadirkan gagasan yang berpotensi memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan pemerintah desa.
Melalui audiensi ini, mahasiswa KKN Posko 11 berharap SIDATA BERU dapat memperoleh dukungan dari berbagai pihak serta terus dikembangkan sehingga mampu menjadi bagian dari transformasi pelayanan administrasi berbasis digital di Desa Kampung Beru.












