JENEPONTO SULSEL PB – peringatan Hari Jadi Jeneponto ke 160 yang berlangsung di Lapangan Parang Passamaturukang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Senin, 1 Mei 2023, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman serahkan bantuan keuangan sebanyak Rp 10 Milliar.
Hadir beberapa pejabat Pemprov Sulsel, sejumlah Bupati dan Walikota, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten Jeneponto, ketua partai politik, organisasi dan tokoh adat dan Masyarakat.

Dalam puncak peringatan Hari Jadi Jeneponto ke-160 itu, selain menyerahkan bantuan keuangan, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, juga menyerahkan bantuan pembangunan rumah korban banjir dan 1 unit mobil pengangkut sampah.
Selain itu, Andi Sudirman Sulaiman, juga menandatangani prasasti peresmian peningkatan ruas jalan Kalimporo-Paramboddong-Bira Bira dari anggaran Bantuan Pemprov Sulsel 2022 dan ruas jalan Karisa-Bapertarun-Agangje’ne yang dikerjakan dengan menggunakan anggaran DAK 2022
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan anggaran APBD itu adalah milik masyarakat.
“Pemimpin harus memiliki moral kepemimpinan yang baik dalam merealisasikan APBD yang sebenarnya tuannya adalah masyarakat,” kata Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Andi Sudirman Sulaiman menyebut, masyarakat Jeneponto itu memilik watak petarung dan memiliki keberanian untuk keluar daerah dalam memperjuangkan peningkatan ekonomi.
“Kurang lebih 300 ribu warga Jeneponto berada di Kabupaten Kota yang ada di Sulawesi Selatan serta daerah di luar Sulsel, itu menandakan warga Jeneponto berani berjuang untuk meningkatkan perekonomiannya diluar daerah Jeneponto,” kata Andi Sudirman Sulaiman.
Lebih lanjut, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, perlunya peningkatan pengelolaan roda pemerintahan dengan melihat bagaimana pelaksanaan pemerintahan di negara – negara tetangga.
“Menata struktur pemerintahan itu penting, karena kita ingin pembangunan di Sulawesi Selatan terlihat dan dapat dinikmati warga,” ujarnya.
Dalam kepemimpinan menurut Andi Sudirman Sulaiman, tidak perlu dilihat lagi siapa bupatinya, siapa walikotanya.

“Selama dia tidak bermasalah kita harus bersinergi dalam membangun daerah. Pimpinan boleh berganti, yang terpenting adalah pembangunan jalan terus, karena manfaatnya akan dinikmati oleh masyarakat,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Penanganan kemiskinan Pemerintah Kabupaten Jeneponto dari tahun 2018 hingga 2022 merupakan daerah terbaik di Sulawesi Selatan. Gubernur sampaikan ucapan terima kasih.
Hal itu diungkapkan oleh oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Jadi Jeneponto ke 160 yang berlangsung di Lapangan Parang Passamaturukang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Senin, 1 Mei 2023.
“Jeneponto merupakan Kabupaten terbaik dalam penanganan kemiskinan di Sulawesi Selatan, Jeneponto tertinggi penurunan angka kemiskinannya,” kata Andi Sudirman Sulaiman.
Terkait keberhasilan yang dicapai dengan upaya keras oleh Pemerintah Kabupaten Jeneponto yang dinahkodai Bupati Iksan Iskandar, Andi Sudirman Sulaiman sangat mengapresiasi.
“Terima kasih pak Bupati dan Wakil Bupati, yang menjadi terbaik dalam penanganan kemiskinan di Sulawesi Selatan,” ungkap Andi Sudirman Sulaiman.
Sementara, Bupati, Iksan Iskandar pada momen Hari Jadi Kabupaten Jeneponto ke-160 mengungkapkan hasil kinerja dalam penanganan kemiskinan di periode keduanya
“Penurunan kemiskinan periode 2018 hingga 2022 turun sebesar 1,75 persen, dimana tahun 2018 angka kemiskinan sebesar 15,38 persen turun menjadi 13,73 persen pada tahun 2022. Dengan capaian ini menempatkan Kabupaten Jeneponto sebagai Kabupaten dengan Progresifitas kinerja penurunan angka kemiskinan terbaik di Sulawesi Selatan,” kata Iksan Iskandar.
Selain itu, dengan berbagai tantangan yang dihadapi dan dilewati di periode keduanya, stabilitas pertumbuhan ekonomi selama kepemimpinan Iksan Iskandar bersama Paris Yasir dalam rentang tahun 2018 hingga 2022, mencapai 4,23 persen pertahun.
“Capaian tertinggi dalam rentang waktu tersebut adalah 6,29 persen pada tahun 2018. Selama rentang waktu ini, pertumbuhan ekonomi Jeneponto menempati urutan 17. Hal ini ditandai pula dengan tumbuh pesatnya aktivitas jasa dan perdagangan masyarakat,” terang Iksan Iskandar.
Sedangkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik 1.8 Point. Kenaikan itu menurut Iksan Iskandar sangat signifikan dibanding dengan kenaikan IPM Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.
“Berdasarkan point kenaikan ini, menempatkan Jeneponto pada urutan 13 di Sulawesi Selatan. Meskipun dari sisi peringkat IPM, masih perlu terus dilakukan pergerakan yang massif,” ujarnya.
( J/Red.)






















